Sabtu, 06 Maret 2010

RAB Konstruksi penahan tebing dari Bronjong (gobian)



Penahan tebing menggunakan bronjong banyak digunakan pada tebing-tebing tanah untuk menahan tanah agar tidak longsor, juga tebing sungai pada pelaksanaan pekerjaan normalisasi sungai atau untuk mengatasi gerusan air sungai yang deras.

Cara menghitung RAB Bronjong, setelah volume pekerjaan bronjong dihitung jumlah kubikasinya didapat, maka selanjutnya dihitung analisis satuan pekerjaannya, dan perencanaan ukuran diameter kawat harus ditentukan, misalnya menggunakan diameter kawat 3 mm., dan analisisnya adalah sbb:




1 M3 Pasangan bronjong kawat Q 3mm diisi batu belah:

kawat galvanis Q 3mm: 25 kg x Rp........... = Rp. ...........
batu belah: 3 m3 x Rp........... = Rp. ...........
tukang anyam: 2 x Rp........... = Rp. ...........
pekerja anyam: 2.6 x Rp........... = Rp. ...........
pekerja mengisi: 4.5 x Rp........... = Rp. ...........
mandor: 0.075 x Rp........... = Rp. ...........
Jumlah biaya bahan + upah = Rp. ...........

Harga kawat galvanis perkilonya dimasukkan kedalam harga satuan lalu dikalikan dengan koefisiennya yaitu 25, juga harga batu belah per meter kubiknya dikalikan dengan koefisien 3, serta harga satuan upah dari tk anyam, pekerja anyam, pekerja mengisi dan mandor dimasukkan dan dikalikan dgn masing-masing koefisienya, setelah didapat lalu dijumlah, maka didapat jumlah biaya bahan dan upah sebesar Rp........

maka RAB nya adalah jumlah volume pekerjaan bronjong dikalikan dengan harga analisis satuan pekerjaan (jml biaya bahan + upah).

diambil dari berbagai sumber.

6 komentar:

momog1 mengatakan...

itu kawatnya gag karatan yah klo kena ujan?

momog1 mengatakan...

itu kawat nya gag karatan yah klo kena ujan?

Aniekdispeng mengatakan...

untuk bronjong ukuran 1,00x2,00 x0,5 apakah bisa diisi batu 3M kubik yang anda sampaikan di analis?

Aniekdispeng mengatakan...

di tempat kami banyak kasus tentang konstruksi bronjong olehkarenanya kami pengen diskusi tentang konstruksi bronjong secara detail

Mulyadi mengatakan...

Mohon Maaf baru bisa menjawab pertanyaan sdr momog1, kawat yang digunakan untuk pembuatan bronjong adalah kawat yang sudah digalvanis yaitu anti karat. terima kasih ya atas perhatiannya semoga tidak puas dan masih mau bertanya lagi.

Mulyadi mengatakan...

sesuai pertanyaan sdr Aniekdispeng mengenai setiap 1 m3 pasangan bronjong memerlukan bahan batu belah atau batu kali sebanyak 3 m3, berdasarkan buku analisa yang saya punya memang spt itu, klo saya berpendapat bisa jadi prakteknya bisa berubah volumenya tetapi memang ada faktor loses (kehilangan vol) pada saat pembelian setiap 1 m3 belum tentu isinya setelah disusun pada kawat bronjong tetap berisi 1 m3, apalagi pada saat membentuk batu dgn memecahkannya ada kemungkinan faktor loses terjadi, cuma angka prosentasenya berapa? itu perlu pembuktian dilapangan. terima kasih atas koreksinya, bisa diskusi ini dilanjutkan ke email:mulyadi1960@gmail.com atau add saya di facebook, Mulyadi Mung